RSS

Dihadang 2 Kementerian, PGRI Yakin Ribuan Guru Hadiri HUT ke-70

11 Des

Selamat Hari Guru Nasional 2015

Undangan HUT PGRI Ke-70

JAKARTA (Pos Kota)- Sebanyak 109.434 guru anggota PGRI bakal hadir pada acara HUT ke-70 PGRI di Gelora Bung Karno (GBK) yang digelar 13 Desember 2015. Meski kegiatan tersebut dihadang oleh Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biorokrasi (Kementerian PAN-RB).

“Ini hanya ulangtahun biasa yang digelar PGRI, tidak ada apa-apa. Kalau dibilang politik ini sangat berlebihan,” kata Ketua Umum PB PGRI Sulistyo, Kamis (10/12/2015).

Diakui semua dinas pendidikan tidak mempersoalkan rencana hadirnya para guru pada acara itu. Bahkan di antara mereka ada yang malah mau melepaskan keberangkatan mereka.

“Kepala dinas saya lihat malah lebih dewasa. Kami mau bikin ulangtahun, terus kami mengundang anggota sendiri. Kenapa dipersoalkan?,” tambahnya.

Menurut Sulistyo, sejak 1945 PGRI selalu menjadi anak baik dan bermitra dengan pemerintah. PGRI juga lahir sebagai pemersatu guru maupun organisasi guru yang terpecah belah akibat politik devide et impera.

Sulistyo juga membantah adanya pemotongan gaji guru untuk acara ulangtahun PGRI. Semua kegiatan PGRI mendapatkan dukungan sponsorship dari perusahaan swasta dan BUMN.

Ia mengakui bahwa materi SE dua kementerian tersebut sudah sangat mengganggu organisasi. Karena itu tim hukum PGRI tengah melakukan kajian mendalam terhadap dua SE tersebut. “Derajatnya sudah sangat mengganggu bahkan mengarah pada penistaan,” lanjutnya.

Kehadiran ratusan para guru untuk merayakan HUT PGRI dipastikan tidak akan mengganggu aktivitas guru sebagai pengajar. Tidak ada jam belajar yang dikorbankan karena itu berlangsung hari Minggu pagi. Sulistyo juga memastikan bahwa semua menteri dalam kabinet kerja diundang untuk bisa hadir dan bersama-sama merayakan hari guru.

Larangan dari pemerintah itu antara lain karena puncak peringatan Hari Guru telah dilakukan 24 November dengan dihadiri Presiden Jokowi di Istora Senayan. Selain itu, peringatan serupa telah digalar serentak di Indonesia.

Sumber: http://poskotanews.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Desember 2015 in Berita Guru, Guru, PGRI

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: