RSS

Gaji Guru Kontrak Harus Standar UMR

29 Nov

KETAPANG – Penjabat (Pj) Bupati Ketapang Kartius meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang untuk memperhatikan gaji guru kontrak yang bertugas di sekolah-sekolah di kabupaten ini. Dia meminta agar para honorer tersebut diberikan upah setara dengan upah minum regional (UMR).

Hal tersebut disampai  Pj Bupati saat meresmikan SMP Negeri 3 Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan, Kamis (26/11) lalu. Ketika itu, Pj Bupati melakukan kunjungan kerja bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny Yuliana Kartius, Kepala Dinas Pendidikan H Jahilin, Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah  Nugroho Widyo Sistanto, serta Camat Muara Pawan Ismadaniar. Dalam arahannya, Pj Bupati juga memberikan perhatian kepada para tenaga guru yang ada di SMP Negeri 3 yang hanya diperkuat enam orang. Dari jumlah itu, dia mengaku miris lantaran yang berstatus PNS hanya kepala sekolah, sementara yang lain masih berstatus guru kotrak. “Kalau bisa gaji para honorer tersebut harus standar UMR, tetapi jangan memberatkan orang tua murid,” jelasnya.

Selanjutnya Kartius dalam arahannya di depan tokoh masyarakat, para orang tua murid, dan para guru, meminta agar mereka semua menjaga dan memelihara gedung sekolah. Gedung ini sendiri, diakui dia, terbangun dari program pembangunan unit sekolah baru, dengan mekanisme partisipasi masyarakat menggunakan dana hibah pemerintah Australia program kemitraan pendidikan Australia-Indonesia. Bangunan sekolah tersebut, menurut Kartius, merupakan bentuk perhatian Pemerintah Asutralia kepada Pemerintah Indonesia, khusunya kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang dan kepada masyarakat yang ada di desa tersebut. “Untuk itu, bangunan yang ada seperti pintu, jendela, dan WC jangan sampai kotor,” pesan Kartius mengingatkan.

Kepada siswa didik di sekolah tersebut, Pj Bupati berpesan untuk menggunakan sekolah yang dibangun ini. Mereka diminta agar selalu belajar tekun dan sungguh-sungguh dalam mengejar cita-cita. Kartius berpesan agar mereka jangan mudah putus asa, sehingga dengan mudah memperoleh pendidikan yang tinggi dan berkualitas. 

Kepada para orang tua siswa, dia juga mengingatkan agar selalu memberikan motivasi kepada anak-anak mereka. Para orang tua juga diminta dia agar jangan sekali-kali membiarkan anak-anak mereka tertinggal dan ketinggalan dalam belajar. “Itu bisa memupus harapan mereka untuk meraih masa depan yang cemerlang,” kata dia.

Selanjutnya untuk masyarakat  umum, dia berharap agar dengan berdirinya SMP Negeri 3 di Kecamatan Muara Pawan ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dia meminta jangan ada lagi anak-anak yang hanya tamatan SD, karena untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP beralasan sekolah sangat jauh dari tempat tinggal calon siswa.

Peresmian Gedung SMP Negeri 3 Ulak Medang yang merupakan hibah Pemerintah Australia program kemitraan pendidikan Australia-Indonesia tahun 2014 tersebut, memakan dana sebesar Rp3 miliar. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan pita penanaman pohon, serta pemberian bantuan peralatan sekolah kepada siswa-siswi SD serta SMP di Desa Ulak Medang.

Sumber: http://www.pontianakpost.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 November 2015 in Berita Guru, Guru

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: