RSS

Hari Guru, 450 Guru Athira Islamic School Terima Kado

26 Nov

Anak-anak memberikan kado saat Hari Guru Nasional. (Foto: Salviah/Okezone)

Anak-anak memberikan kado saat Hari Guru Nasional. (Foto: Salviah/Okezone)

MAKASSAR – Ratusan guru yang mengabdi di Athira Islamic School (AIS) mendapat kado menggembirakan di Hari Guru yang jatuh pada Rabu 25 November 2015. Mereka mendapat kenaikan gaji dari Direktur AIS, Drs H Edi Sutarto MPd sebagai tanda terima kasih atas pengabdian guru-guru selama ini.

Edi Sutarto yang ditemui di ruangannya, lantai dua gedung pendidikan Athira, Jl Kadaolalido, Makassar, Rabu 25 November 2015 mengatakan, guru-guru yang menerima kenaikan gaji ini adalah mereka yang bertugas mulai dari jenjang penitipan anak, TK, SD, SMP hingga SMA.

“Ada sebanyak 450 guru yang menerima kenaikan gaji ini. Mereka tersebar di beberapa lembaga pendidikan Athira baik yang ada di Makassar maupun yang ada di Kabupaten Bone,” kata Edi Sutarto.

Kenaikan gaji yang diberikan, lanjut Edi, yakni sebesar 1O persen di atas gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kenaikan gaji yang dikeluarkan bertepatan di Hari Guru ini, kata Edi lagi, dibuktikan dengan pemberian Surat Keputusan (SK) kenaikan gaji yang diterima masing-masing guru.

Masih di Hari Guru, anak-anak dari jenjang SD tampak bergantian memberikan ucapan selamat kepada gurunya disertai doa. Di antara mereka juga ada yang memberikan cemilan cokelat sebagai apresiasi anak-anak kepada para gurunya. Ada pula yang memberikan seuntai puisi di atas secarik kertas. Bahkan, lembar kertas yang di atasnya ada gambar Upin-Ipin yang tertera tulisan ‘Selamat Hari Guru’.

Usai memberikan kado ala kadarnya, anak-anak mencium tangan gurunya sebagai tanda hormat mereka. Saat ditanya, ‘Jika besar nanti mau jadi apa?’, mereka kompak menyebut mau jadi direktur. Mereka lalu dipersilakan masuk ke ruangan direktur.

Di ruangan ini, satu persatu mereka bergantian duduk di kursi direktur yang didahului doa. Kemudian mencium tangan direktur sembari menyerahkan kado yang masih tersisa.

“Maksud mereka didudukkan di kursi direktur ini adalah untuk memotifasi mereka agar belajar lebih giat lagi supaya bisa mencapai cita-citanya,” tutur Edi Sutarto.

Bukan hanya di Hari Guru, lanjut Edi, anak-anak didudukkan di kursi direktur itu setiap saat, setiap ada yang masuk ruangan. Edi Sutarto membaliknya, anak-anak yang duduk di kursi direktur dan dia sendiri duduk di kursi tamu. (afr)

Sumber: http://news.okezone.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 November 2015 in Berita Guru, Guru

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: